INTERNASIONAL
Dekat Gunung Ararat di Turki, Formasi Mirip Bahtera Nabi Nuh Kembali Jadi Sorotan
Sumber : Detik.com / Oleh : admin / Kategori : INTERNASIONAL / Post date : 28-09-2026



Sebuah formasi berbentuk kapal di dekat Gunung Ararat, Turki, kembali menjadi sorotan. Tim peneliti internasional mulai mengambil sampel untuk mengungkap misteri situs yang selama ini dikaitkan dengan Bahtera Nabi Nuh.

Yang menjadi fokus penelitian adalah Formasi Durupinar, sebuah struktur berbentuk kapal sepanjang sekitar 157 meter di wilayah timur Turki. Selama puluhan tahun, lokasi itu menarik perhatian banyak orang karena dianggap memiliki kemiripan dengan Bahtera Nabi Nuh.

Formasi tersebut berada di Provinsi Agrı, sekitar 30 kilometer di selatan Gunung Ararat. Dengan ketinggian 5.137 meter, Gunung Ararat merupakan puncak tertinggi di Turki dan selama berabad-abad dikaitkan dengan kisah Bahtera Nabi Nuh dalam tradisi Yahudi, Kristen, dan Islam.

Tak heran jika kawasan ini menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi pencinta sejarah, wisata religi, hingga pemburu misteri. Berbeda dengan pendakian ke puncak Gunung Ararat yang membutuhkan persiapan khusus, wisatawan dapat mengunjungi Formasi Durupinar dengan relatif mudah.

Merujuk sejumlah sumber, pengunjung dapat berkendara hingga area taman nasional, lalu melanjutkan perjalanan singkat menuju dek observasi yang menghadap langsung ke formasi tersebut. Dari titik ini, bentuk struktur yang menyerupai lambung kapal raksasa dapat terlihat jelas di tengah bentang alam perbukitan Turki timur.

Belakangan, suasana di lokasi juga semakin ramai seiring dimulainya proyek penelitian internasional yang telah mendapat izin dari pemerintah Turki. Sejumlah peneliti dari berbagai disiplin ilmu tampak melakukan survei lapangan untuk mengumpulkan data baru mengenai formasi tersebut.

Penelitian terbaru dilakukan oleh Noah's Ark Scans, organisasi penelitian dan eksplorasi yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS). Tim yang terdiri dari arkeolog, geolog, dan pakar ilmu tanah itu mulai mengambil sampel inti dari kedalaman sekitar 18 meter untuk dianalisis lebih lanjut.

Selain pengeboran inti, tim peneliti juga memanfaatkan teknologi pemindaian radar bawah permukaan atau Ground-Penetrating Radar (GPR) untuk mempelajari struktur yang berada di dalam formasi tersebut.

Formasi Durupinar telah lama menjadi bahan perdebatan di kalangan ilmuwan. Pada 1996, pakar geologi Lorence Collins dan penjelajah David Fasold menyimpulkan bahwa lokasi tersebut merupakan "formasi batuan alami sepenuhnya". Mereka juga menyebut teori yang mengaitkan situs itu dengan Bahtera Nabi Nuh sebagai sesuatu yang "tidak benar".

Namun, Noah's Ark Scans menilai masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai struktur tersebut.

"Selama beberapa dekade, kaum skeptis memiliki satu jawaban sederhana untuk Formasi Durupinar yang berbentuk seperti kapal itu, formasi tersebut hanyalah bongkahan padat batuan alami," demikian pernyataan Noah's Ark Scans pada Rabu (23/9/2026) dikutip dari Newsweek, Senin (28/9).

Tim peneliti mengatakan tujuan utama penelitian kali ini adalah menguji berbagai teori yang berkembang mengenai formasi tersebut.

"Misinya jelas, yaitu menguji kebenaran penjelasan mengenai 'batuan padat' tersebut. Apakah formasi itu merupakan satu massa batu alam yang homogen? Apakah terdapat struktur internal di dalamnya? Di manakah letak batuan dasar yang sebenarnya di bawah formasi tersebut dan bagaimana kelanjutan batuan dasar itu di lembah sekitarnya," lanjut pernyataan itu.

Andrew Jones, pendiri Noah's Ark Scans, mengatakan data radar awal menunjukkan hasil yang menarik dan belum sepenuhnya mendukung anggapan bahwa formasi itu hanyalah batuan biasa.

Menurut Jones, survei radar yang dilakukan bersama Bakhtar Research and Engineering LLC tidak menemukan tanda-tanda adanya massa batuan homogen yang sederhana di lokasi tersebut.

Penelitian ini masih berada pada tahap awal dan hasil analisis sampel belum diumumkan. Namun pengambilan sampel inti tersebut menjadi langkah terbaru dalam upaya mengungkap misteri Formasi Durupinar.

Baca artikel detikTravel, "Dekat Gunung Ararat di Turki, Formasi Mirip Bahtera Nabi Nuh Kembali Jadi Sorotan" selengkapnya https://travel.detik.com/travel-news/d-8681983/dekat-gunung-ararat-di-turki-formasi-mirip-bahtera-nabi-nuh-kembali-jadi-sorotan.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/


Berita Terkait