NASIONAL
Fakta-fakta Kenaikan Influenza A, Perlu Tahu Biar Tak Salah Paham
Sumber : Detik.com / Oleh : admin / Kategori : NASIONAL / Post date : 18-09-2026



Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menyebut peningkatan kasus virus pernapasan menjelang akhir tahun merupakan siklus musiman. Salah satu yang belakangan ramai diperbincangkan adalah influenza tipe A.

Pada laporan Kemenkes yang diterima detikcom, di bulan Agustus 2026, jenis influenza yang mendominasi adalah tipe A (H1N1Pdm09), tipe A (H3N2), dan influenza B (Victoria).

"Pada M-34 aktivitas influenza pada level rendah dengan positivity rate 28 persen di bawah musim 2025. Subtipe predominan adalah influenza A (H1N1Pdm09)," tulis laporan tersebut.

Perlukah Khawatir Berlebihan?

Sebenarnya, influenza tipe A yang paling banyak ditemukan subtipe-nya oleh Kemenkes adalah kondisi yang umum. Sebagian besar kasus influenza yang ditemukan dalam keseharian umumnya memang merupakan tipe A.

"Jadi kalau informasi influenza A ditemui ya itu memang dari dulu influenza A paling sering ditemui. Justru kalau (influenza tipe) B, C, yang naik nah itu baru aneh. Kalau A yang dominan, memang dari dulu selalu dominan," kata dokter spesialis paru senior, Prof Dr dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K) kepada detikcom, Kamis (17/9/2026).

Jenis virus seperti H1N1Pdm09 ini merupakan tipe virus yang pada tahun 2009 menyebabkan pandemi atau yang dulu dikenal dengan flu babi (swine flu).

"Jadi memang sekarang ini, sehari-hari akan ketemu H1N1 yang biasa, H1N1 yang pandemi (Pdm09)," katanya.

"Kalau ketemunya H1N1Pdm09 itu bukan sesuatu yang menakutkan, kalau ketemunya H5N1 nah itu, atau ketemunya H7N9 misalkan sesuatu yang belum pernah kita dengar, nah itu baru mengkhawatirkan," katanya.

Siapa yang Paling Rentan?

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman menyebut tren peningkatan kasus virus pernapasan menjelang akhir tahun merupakan siklus musiman yang wajar.

Namun, hasil surveilans mencatat kelompok anak usia dini menjadi yang paling rentan terdampak pada kenaikan kali ini.

"Kasus influenza yang terdeteksi tersebut mayoritas terjadi pada kelompok usia 0-4 tahun, dengan proporsi mencapai 33 persen," ujar Aji kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Aji menegaskan, meski terjadi kenaikan kunjungan pasien di beberapa rumah sakit daerah, kondisi fasilitas kesehatan nasional dipastikan tetap aman dan tidak mengalami overcapacity.

Bagaimana Melindungi Diri?Musim kemarau atau pancaroba seperti yang sekarang ini disebut Prof Tjandra sebagai salah satu situasi yang dapat meningkatkan kasus influenza.
Untuk membantu perlindungan diri, Prof Tjandra mengatakan bahwa penggunaan vaksin influenza bisa untuk membantu melindungi diri dari penyakit ini jika kasusnya adalah H1N1Pdm09 atau H3N2.

"Ini keadaan flu musiman yang berkembang dari waktu ke waktu. Jadi kita tidak perlu khawatir berlebihan dengan informasi adanya Pdm09 (H1N1)," katanya.

"Karena ini sama kayak kejadian biasa, maka pencegahannya sama kayak pencegahan flu yang pada umumnya. Jadi kalau sakit dia pakai masker, jangan keluar rumah," tutupnya.

Baca artikel detikHealth, "Fakta-fakta Kenaikan Influenza A, Perlu Tahu Biar Tak Salah Paham" selengkapnya https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8667772/fakta-fakta-kenaikan-influenza-a-perlu-tahu-biar-tak-salah-paham.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/


Berita Terkait