NASIONAL
Pilu Anak Polisi di Pemalang, Tewas Saat Les Renang Hari Pertama
Sumber : Liputan6.com / Oleh : admin / Kategori : NASIONAL / Post date : 07-05-2026



Duka mendalam menyelimuti pasangan suami istri di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Aipda Widodo Waluyo, anggota Polsek Watukumpul Polres Pemalang, dan Eti Widyaningsih yang berprofesi sebagai bidan harus kehilangan putri satu-satunya, Syakhira Disa Widodo (7).

Bocah perempuan itu meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kursus renang. Peristiwa terjadi di kolam renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, pada Minggu (3/5/2026) siang.

Kepergian Syakhira mengejutkan keluarga, terlebih karena itu merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kursus renang. Kasus ini masih ditangani Polres Pemalang.

Kapolsek Randudongkal, AKP Sudaryo menjelaskan, korban dinyatakan tiba di rumah sakit dalam kondisi tidak sadar dan tidak bernapas. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam dan paru-paru kemasukan air,” ujar AKP Sudaryo kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Menurut Sudaryo, pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut,” tukasnya.

Kronologi Korban Tenggelam

Kronologi kejadian itu berawal saat korban mengikuti latihan renang pada Minggu (3/5/2026) pukul 07.30 WIB. Korban yang baru pertama kali ikut les renang ini, bergabung bersama salah satu klub renang di Desa Lodaya.

Kondisi korban yang tenggelam di dasar kolam, diketahui oleh seorang pelatih klub renang tersebut. Tanpa sengaja, kaki pelatih sempat menyentuh tubuh korban di dasar kolam.

Karena curiga, pelatih renang tersebut kemudian menyelam ke dasar kolam. Dia terkejut, ternyata tubuh mungil korban sudah membujur dan tak bergerak di dasar kolam.

Pelatih tersebut bergerak cepat mengangkat tubuh korban. Dia pun berupaya memberikan pertolongan pertama kepada siswa binaanya itu.

Tak kunjung menunjukkan respons yang lebih baik, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit oleh orang tuanya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Randudongkal. Polisi mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 09.45 WIB.


Berita Terkait