Sebuah benda misterius berbentuk seperti makhluk bertentakel yang ditemukan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) mendadak viral dan memicu kepanikan di media sosial.
Mengutip laporan New York Post, objek tersebut terlihat seperti telur berwarna ungu dengan tentakel yang mencuat keluar, membuat banyak orang berspekulasi soal kemungkinan alien atau makhluk asing.
Foto objek tersebut langsung menyebar luas di internet. Banyak pengguna media sosial bereaksi heboh dan panik, bahkan ada yang menyarankan tindakan ekstrem. "Bakar saja dengan api!," tulis salah satu netizen dalam komentar yang viral.
Reaksi ini menunjukkan betapa aneh dan tidak biasa bentuk objek tersebut, hingga memicu imajinasi publik soal alien dan organisme luar angkasa. Meski terlihat menyeramkan, objek tersebut bukanlah makhluk hidup dari luar angkasa.
Benda itu sebenarnya merupakan hasil eksperimen ilmiah di ISS. Struktur tersebut diketahui adalah sebuah kentang yang sedang tumbuh. Kentang ini bagian dari penelitian biologi yang melibatkan organisme atau material yang tumbuh dalam kondisi mikrogravitasi.
Dalam kondisi tanpa gravitasi, bentuk pertumbuhan organisme memang bisa terlihat sangat berbeda dari yang biasa ditemukan di Bumi, termasuk munculnya struktur menyerupai tentakel. ISS selama ini menjadi laboratorium untuk berbagai eksperimen, termasuk penelitian mikroorganisme, jaringan biologis, hingga material baru.
Lingkungan mikrogravitasi memungkinkan ilmuwan melihat bagaimana sesuatu tumbuh tanpa pengaruh gravitasi, yang sering menghasilkan bentuk yang tidak biasa dan kadang tampak seperti alien.
Di Bumi, gravitasi membatasi arah pertumbuhan organisme. Namun di luar angkasa, pertumbuhan bisa terjadi ke segala arah, sehingga menghasilkan bentuk yang tidak simetris dan aneh. Inilah yang kemungkinan membuat objek tersebut terlihat seperti makhluk bertentakel, padahal sebenarnya hanyalah fenomena ilmiah.
Ini bukan pertama kalinya eksperimen di ISS disangka sebagai sesuatu yang misterius. Sebelumnya, berbagai eksperimen juga sempat viral karena bentuknya yang tidak biasa. Namun para ilmuwan menegaskan bahwa semua eksperimen tersebut tetap berada dalam kendali dan diawasi ketat.
