Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) aman dan ketahanan stok nasional mencapai hingga 28 hari, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan mudik Lebaran 2026.
“Secara nasional, pasokan BBM juga berada jauh di atas batasan minimum. Rata-rata ketahanan stok nasional berada di kisaran 27 hingga 28 hari, sementara cadangan minimum yang diatur dalam regulasi sekitar 21 hari,” kata Yuliot dikutip dari Antara, Selasa (17/3/2026).
Terkait arahan Prabowo Subianto mengenai efisiensi energi, pemerintah akan melakukan berbagai langkah evaluasi terhadap penggunaan energi, termasuk penggunaan BBM untuk pembangkit listrik dan pemanfaatan gas.
Selain itu, evaluasi juga akan dilakukan pada sisi operasional di berbagai sektor guna meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Yuliot mengatakan pemerintah juga akan memperhatikan layanan energi di jalur utama mudik, baik melalui jalan tol maupun akses utama menuju daerah tujuan pemudik dan kawasan wisata.
Bahlil Klaim Stok BBM dan LPG di Atas Standar: Pertalite 24 Hari
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim bahwa stok energi Indonesia jelang Lebaran 2026 berada di atas standar minimum. Itu berlaku baik untuk produk BBM seperti Pertalite (RON 92), Pertamax (RON 92), Solar (CN 48), hingga stok LPG.
Hal itu diutarakan Bahlil di hadapan Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/3/2026). Semisal untuk Pertalite, dengan ketahanan stok lebih tinggi dari batas minimum 18,2 hari.
"Bapak Presiden kami laporkan bahwa ini adalah kondisi BBM kita sekarang. Jadi untuk pertalite, RON 90 ini yang bensin subsidi, itu cadangan kita adalah 24,39 hari. Melampaui batas minimal dari apa yang direncanakan oleh nasional kita," ungkapnya.
Tak hanya Pertalite, BBM jenis gasoline lain seperti Pertamax dan Pertamax Turbo (RON 98) bahkan punya stok untuk jangka waktu lebih panjang.
Untuk Pertamax, Bahlil bilang ketahanan stok nasional mencapai 28,75 hari, lebih tinggi daripada batas minimum 19,9 hari. Sedangkan Pertamax Turbo dilaporkan memiliki stok hingga mencapai 31,32 hari, lebih tinggi dari batas minimum 22,3 hari.
Sementara untuk Solar subsidi, kapasitas cadangan nasional mencapai 16,41 hari atau sedikit lebih tinggi dari batas minimum 16,3 hari. "Jadi melampaui juga batas minimal dari cadangan nasional," imbuh Bahlil.
Pertamina Dex, Minyak Tanah hingga LPG
Di sisi lain, BBM jenis gasoil lain yakni Pertamina Dex (CN 53) memiliki ketahanan stok 46,05 hari, di atas batas minimum 24,9 hari. Sedangkan minyak tanah memiliki ketahanan stok 23,15 hari.
Adapun ketahanan stok gas minyak bumi cair atau LPG secara nasional sebesar 15,66 hari, lebih tinggi daripada batas minimum 11,4 hari.
"Jadi kami laporkan kepada Bapak Presiden, Bapak Wapres, bapak/ibu semua, cadangan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG Insya Allah aman," kata Bahlil.
