Kehebohan usai janji Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengungkap rahasia seputar benda terbang tak teridentifikasi (UFO) dan alien berujung pada respons lembaga antariksa NASA. Trump berjanji akan meminta departemen terkait untuk merilis informasi lebih dalam soal alien.
Perlu dicatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah AS telah berupaya untuk lebih transparan mengenai topik ini, dengan mengadakan sidang publik di Kongres yang membahas penampakan unidentified aerial phenomena (UAP) dan UFO. Dalam sidang-sidang ini, para saksi dan pejabat lainnya membahas apa yang telah mereka lihat dan apa yang telah disimpulkan oleh penyelidikan tentang fenomena tersebut.
Terkadang, insiden tersebut memiliki penjelasan yang pasti, termasuk penjelasan klasik seperti balon cuaca. Yang lain tak sungkan dikatakan membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
Melansir IFLScience, menanggapi unggahan Trump, Sekretaris Pers NASA Bethany Stevens menjelaskan bahwa mereka akan terus transparan dalam semua topik.
"Sebagai sebuah lembaga, kami terus mendukung komitmen Presiden Trump terhadap sains terbuka. Kami telah mendorong sains terbuka sejak awal berdirinya agar masyarakat dapat memanfaatkan inovasi kami. Kami terus menyediakan semua data NASA untuk umum, dan menyambut partisipasi publik dalam menggunakan data kami," tulis Stevens di X.
"Seperti yang dikatakan (oleh Administrator NASA Jared Isaacman -- red) tentu ada hal-hal yang ia temui dalam pekerjaannya yang tidak dapat ia jelaskan... tetapi hal itu lebih berkaitan dengan program-program yang terlalu mahal daripada kehidupan di luar angkasa!" imbuhnya.
Meskipun begitu, NASA tidak membuka semua informasi terhadap publik. Ada hal-hal yang tetap menjadi rahasia.
"Contoh informasi yang tidak dapat dirilis termasuk, tanpa batasan, informasi yang merupakan, atau ditandai sebagai, informasi rahasia, informasi sensitif pengadaan, informasi yang tunduk pada Undang-Undang Privasi, informasi sensitif lainnya tetapi tidak diklasifikasikan, dan informasi yang tunduk pada hak istimewa, seperti informasi pra-keputusan atau komunikasi pengacara-klien," jelas NASA tentang kebijakannya dalam merilis data kepada publik.
Dari jawaban ini, kemungkinan alien pun termasuk hal yang tak dapat dijelaskan dengan gamblang oleh NASA. Jadi, kecil peluangnya informasi soal makhluk ekstraterestrial bakal terjawab dalam waktu dekat.
