KRIMINAL
Tragis! Marah Nintendo Switch Disita, Bocah 11 Tahun Tembak Ayah
Sumber : Detik.com / Oleh : admin / Kategori : KRIMINAL / Post date : 21-02-2026



Tragedi mengejutkan terjadi di sebuah rumah di Duncannon, Perry County, negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat. Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun diduga menembak mati ayah angkatnya sendiri setelah marah karena konsol Nintendo Switch miliknya disita.

Korban diketahui bernama Douglas Dietz (42), sementara pelaku adalah anak angkatnya, Clayton Dietz. Insiden tragis ini terjadi pada 13 Januari 2026, tepat pada malam ulang tahun Clayton.

Kronologi

Menurut dokumen pengadilan dan keterangan dari Pennsylvania State Police, peristiwa bermula setelah keluarga tersebut merayakan ulang tahun Clayton dengan sederhana di rumah mereka.

Douglas dan istrinya, Jillian Dietz, disebut menyanyikan lagu ulang tahun sebelum menyuruh Clayton tidur tak lama setelah tengah malam. Namun, bocah itu disebut marah karena konsol Nintendo Switch miliknya telah disita dan disimpan di dalam brankas senjata keluarga.

Dalam kondisi emosi, Clayton mencari konsol tersebut di laci kamar ayahnya dan menemukan kunci brankas. Ia membuka brankas dengan harapan menemukan Switch, tetapi justru menemukan sebuah revolver.

Polisi menyebut bocah itu kemudian memuat peluru ke dalam senjata api tersebut dan menembak ayah angkatnya yang sedang tidur di sisi tempat tidur. Tembakan mengenai kepala korban.

Jillian terbangun karena suara ledakan keras dan bau seperti kembang api. Saat lampu dinyalakan, Douglas ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka tembak di kepala. Tak lama kemudian, Clayton masuk ke kamar dan berteriak bahwa ayahnya telah meninggal.

Dalam percakapan dengan polisi di dapur rumah, bocah itu diduga spontan mengatakan bahwa dirinya yang menembak ayahnya.

Didakwa sebagai Orang Dewasa

Dalam pemeriksaan oleh penyidik, Clayton mengaku marah dan tidak memikirkan konsekuensi saat menarik pelatuk. Ia juga disebut mengatakan bahwa dirinya memang memiliki "seseorang dalam pikiran" yang ingin ditembak, dan orang tersebut adalah ayahnya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dalam dokumen dakwaan yang diajukan oleh jaksa.

Kasus ini langsung menarik perhatian publik karena Clayton didakwa sebagai orang dewasa dengan tuduhan criminal homicide atau pembunuhan kriminal.

Ia pertama kali muncul di persidangan pada 19-20 Februari 2026 di Perry County Courthouse, New Bloomfield. Bocah bertubuh kecil itu hadir dengan tangan diborgol dan didampingi petugas probation. Hakim menolak permohonan jaminan, dan ia kini ditahan di Perry County Prison.

Pengacara pembela, Dave Wilson, menyatakan pihaknya akan berupaya memindahkan kasus tersebut ke pengadilan anak (juvenile court). Hingga kini, keluarga menolak memberikan komentar kepada media.

Peristiwa ini mengguncang komunitas kecil di Duncannon. Douglas dan Jillian diketahui telah mengadopsi Clayton sejak 2018. Polisi juga mencatat bahwa saat ditangkap, bocah tersebut memiliki memar di atas mata kiri serta luka kecil di bibir bawahnya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut dan menjadi sorotan di AS, terutama terkait isu kepemilikan senjata api di rumah tangga serta penanganan kasus pidana yang melibatkan anak di bawah umur.


Berita Terkait