Batam-Iran dilaporkan melakukan uji coba teknis rudal balistik jarak jauh yang disebut-sebut memiliki kemampuan antarbenua. Uji coba tersebut menarik perhatian internasional karena jalur lintasan rudal melibatkan wilayah udara Rusia sebelum jatuh di area sasaran di kawasan Laut Siberia.
Berdasarkan informasi yang beredar, peluncuran dilakukan dengan koordinasi teknis bersama pemerintah Rusia untuk memastikan keamanan lintasan penerbangan. Rudal dilaporkan melintasi ruang udara Rusia dan mendarat di titik yang telah ditentukan tanpa menimbulkan gangguan penerbangan sipil.
Langkah ini dinilai sebagai peningkatan signifikan kemampuan pertahanan strategis Iran. Analis militer menilai uji coba tersebut bertujuan menguji sistem pemandu jarak jauh serta ketahanan rudal saat memasuki kembali atmosfer bumi.
Selain aspek teknis, uji coba ini juga dipandang memiliki makna geopolitik. Koordinasi langsung dengan Rusia mencerminkan semakin eratnya hubungan strategis Teheran–Moskow, terutama di tengah meningkatnya tekanan dan ketegangan global yang melibatkan negara-negara Barat.
Hingga saat ini, otoritas Iran belum mengungkap secara rinci spesifikasi rudal yang diuji, termasuk nama dan kemampuan pastinya. Namun, uji coba tersebut diperkirakan akan memperkuat sorotan internasional terhadap program pertahanan Iran dan dinamika aliansi regional yang terus berkembang.
